Masaru Emoto, Secret Life of Water
Sabtu, 07 Februari 2009
SATURDAY SO FUN !
Walaupun hari ini sangat dingin, tapi aku tetap semangat dengan ceria seperti biasa. Kecacatan ini tidak bisa hilang dari diriku. Mengapa? Ntahlah, hanya aku dan Allah yang tau.
Besok, langsung go to SAUNG MANG UDJO. Ada apa disana? Ntah lah, yang aku tau hanya aku udah bayar 35ribu untuk tiket dan 15ribu untuk sewa bus. Harapan : YA ALLAH, GA MAU SATU BIS SAMA IPS 2 ! UDAH TERLALU DALAM LUKA INI !
hahahahaha~ walaupun rada lebay, tapi sumpah, gasudi ketemu sama orang yang gapunya otak dan udah ngehina aku! Emang aku cowo macam apaan? Ngehina TANPA SEBAB !
walaupun gitu, I STILL LOVE THIS SATURDAY :)
Jumat, 06 Februari 2009
TRAGEDY of FEBRUARY 2nd
Hari itu pelajaran biologi 2 jam, di jam terakhir tepatnya. Bu Rina, guru biologi tercinta menulis di papan tulis. Sebelumnya, beliau menyuruh kita untuk membentuk kelompok yang terdiri dari 4 orang. Kelompok ku terdiri atas Adit, Ikhlas, Restu, dan diri saya tentunya. Sekilas kami membaca kertas LKS yang sebelumnya telah diberikan. Setelah selesai menulis di papan tulis, Beliau minta izin, karena Beliau harus menjaga ibunya yang sedang sakit, sehingga dia tidak dapat mengajar. Kami pun dengan kompak memberi izin kepada beliau. Seterusnya, semua anak tentu senang tidak ada guru yang mengajar. Menyebabkan tugas terbengkalai. Namun, aku meyakinkan teman-teman sekelompokku agar tetap mengerjakannya, baru kita bebas dan mereka pun setuju. Setelah tugas tersebut selesai dikerjakan, aku pergi ke ruang BP karena ada yang memanggil. Seperti biasa, tugas berat seorang KM adalah sibuk dalam hal panggil dan dipanggil guru. Sebelum meninggalkan tempat tercinta, saya menitipkan pesan agar Adit menjaga LKS hasil jerih payah kita, atau bahkan mengumpulkan seluruh LKS. Dia setuju. Dan akupun pergi dengan tanpa firasat apa-apa. Setelah saya kembali, saya bilang saja ke Adit setelah melihat tumpukan LKS : "Dit, LKS kita mana?" "Udah dikumpulin" itu kata Adit. karena kurang percaya, saya cek tuh tumpukan LKS. "Mana Dit? Gak ada!" tapi, dia tetep saja bermain kartu dengan Ikhlas dan Restu yang notabene sekelompok dengan saya. "ADIT, MANA LKS KITA?" "Ya tadi mah di situ" "MANA, KENYATAANNYA GAK ADA !" nada marah :) Tetap, bermain kartu dia. Dan akhirnya saya PUNDUNG (ceritanya) Pergilah saya ke mesjid untuk solat dzuhur. Pada saat yang bersamaan, Jhon, dengan tanpa dosa mengembalikan LKS kami :D
Minggu, 25 Januari 2009
Topic of the Month : STRESS !
Gila pokoknya bulan ini. Sibuk : PMDK, daftar USM, PR mulai menggila, dsb. Untung saya ditakdirkan untuk menjadi manusia yang tabah. hehehehehe~ Walaupun gitu juga tetep we asa jadi pengen mengakhiri hidup ini walaupun BUKAN dengan cara bunuh diri. Masalah datang disaat final seperti ini. Tau kan maksudnya?? ya, seperti kelihatannya masalah itu datang dari orang-orang terdekat : keluarga, sahabat, guru-guru, musuh yang diajak berdamai tapi tidak mau damai, dsb. Wuih, perjalanan masih panjang, nak. Demi sukses meraih cita-cita, saya harus tetap semangat menjalani hidup ini. Masa saya kalah dengan tantangan seperti ini??
Sabtu, 10 Januari 2009
Wasting Time @ SPEEDY.NET
Ini adalah post pertama di tahun yang baru ini. Sebelumnya saya ingin mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU 2009. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga tahun ini menjadi tahun keberuntungan kita semua dan untuk saya pribadi, semoga saya dapat menjadi salah satu mahasiswa FK-UNPAD. aminn..
Sebenernya ga ada yang menarik selama liburan semester kali ini. Hanya dihabiskan untuk bersantai, bersantai, dan bersantai. Jujur aja, aku lebih milih sekolah daripada libur gajelas kaya gini. Biasa lah, masalah anak muda. Saat liburan tidak mempunyai cukup uang untuk berhura-hura. Itu lah saya! Tetapi, tetap saja saya jalani dengan ikhlas karena ini adalah suatu ibadah. Mengapa disebut ibadah? karena selama liburan saya jadi lebih mengurangi jatah ngegosip kejelekan orang karena saya tidak bertemu teman-teman. Jadi, tidak ada kabar. Sehingga membuat saya menghabiskan liburan dengan cara menghabiskan waktu berinternet ria. Walaupun niatnya menulis beberapa harian di blog, namun tidak dapat dipungkiri saya terlalu sibuk di situs friendster dan facebook, bahkan myspace. Tapi, yang jelas saya masih senang menulis sesuatu dengan tidak jelas seperti ini karena bisa mengurangi rasa stres saya.
Oh iya, tadi aku baru daftar ke Universitas Kristen Maranatha untuk USm. Niatnya mau mengambil jurusan kedokteran. Namun, saya terhenyak sampai sekarang karena biayanya sangat mahal ! (Ya iya lah, namanya juga kedokteran) Sehingga saya berpikir 2 kali untuk masuk FK. Di tengah krisis finansial seperti ini, saya harus memikirkan 2 kali agar tidak terjebak disebuah lubang yag membuat kita tidak dapat keluar dari dalamnya. Untuk itu, doakan saya menghadapinya.
:)
Minggu, 21 Desember 2008
story of PEMBOCOR SOAL
17 desember 2008, hari rabu, bertepatan dengan hari terakhir ulangan umum. Matematika, itu adalah pelajaran terakhir yang diujikan pada saat ulum. Pada saat ulum berlangsung, terjadi razia mendadak yang mengejutkan semua pihak, terutama aku. Pikiran ku melayang saat itu memikirkan buku catatan les matematika yang ku simpan di bawah kolong meja, yang tadinya ku pikir akan membantu pada saat genting, semua rumus hilang dari kepala ku. Panik, hanya itu yang bisa aku pendam. Pa Jhony, sang guru komputer dan guru wali kelas ku, bu Sri Ekawati yang merazia. Pikiran ku kembali melayang "Anjrit, kalo aku ketauan nyimpen buku di kolong bakal dikatain KM macam apa aku !?". Ketika si bapa sama si ibu ngerazia dari belakang, aku dengan tiisnya memasukkan buku tersebut ke dalam tas dan menutup tas itu dengan rapat. LOLOS!! yes! Dengan santai aku hendak berjalan menuju ruang guru setelah ulangan tersebut bisa aku taklukkan, tiba-tiba Ayun menghampiri aku dengan wajah yang sedikit membawa malapetaka untuk aku. Terjadi percakapan : (Hijau untuk Ayun, Orange untuk Rangga) "Rang, tau ga?? Kamu lagi dirapatin siah di ruang guru" "Wah!? Kenapa gitu?" "Katanya kamu dituduh jadi pembocor soal!!" "APA !?" Berasa seperti ada petir yang langsung menyambar kepalaku. Lemas, hanya itu yang kurasakan. Kenapa harus aku?? Padahal aku tidak tahu apa-apa. Yang ku tau, aku mengerjakan soal dengan seteliti mungkin dan memberi jawaban kepad Reis, orang yang duduk di belakang ku. Membocorkan soal dari mana!? "Tanya si Vita geura, dia yang tau." Dari situ, aku langsung kembali ke kelas karena lemas. Aku lupa, sekarang seluruh siswa kelas 12 IPA 4 harus berkumpul untuk mendapatkan pengarahan dari wali kelas. Setelah menunggu beberapa saat dengan keadaan SHOCK, akhirnya wali kelas datang dan memberitahukan beberapa pengumuman. Setelah selesai, seluruh siwa disuruh pulang untuk beristirahat kecuali yang ikut les bu Rosida. Oh, shit men!! Setelah beberapa saat, wali kelas menjelaskan apa yang terjadi. Aku membela diri bahwa aku tidak membocorkan soal sama sekali dan wali kelas pun mengerti karena beliau mengajar PKn (mengamalkan). Katanya, aku tidak perlu khawatir dengan masalah ini. Semua sedang diatasi. Setelah bubar aku mencari informasi-informasi dan... Hasil yang dapat aku simpulkan atas kejadian ini adalah : ------------------------------------------------------------------------------------------------ Satu hari sebelumnya, aku mengikuti les bu Rosida dan ada beberapa orang yang memotokopi buku aku. Nah, saat hari kejadian tersebut, 12 ipa 1 ada yang memotokopi secara masal. Seluruh siswa berkumpul pagi-pagi di ruang 2. Setelah semua kebagian fotokopi, yang dari ruang 1 kembali ke ruang mereka, and guess what!? Mrs. Isnaeni come and ask "apa itu" "fotokopian" "fotokopian apa??" "Matematika" "Boleh ibu pinjem??" "Ih, saya juga belum ngapalin bu". Akhirnya si ibu melapor ke panitia dan terjadi razia tersebut. Saat di razia, ternyata banyak orang yang memfotokopi catatan saya. Saat ditanya dari siapa, ada yang menjawab RANGGA. Jelas sudah mengapa saya yang dituduh dalam hal ini. Yang hanya bisa saya lakukan adalah TABAH..
Langganan:
Postingan (Atom)